Kamis, 04 Mei 2017
Terkadang hal kecil
bisa mendatangkan harapan lagi.
Dengan begitu, harapanku bisa bersama nya datang lagi.
Sekian lama, aku tak melihat senyumnya.
Seketika saja, aku dan dia merasa aneh saat bertemu.
Bertemu, seperkian detik, bertatap muka dan hanya kita berdua.
Hanya berdua dan kita saling senyum.
Entah senyum apa.
Senyum yang telah lama sekali aku tak dapatkan.
Lalu dia berlalu, membawa bahagia ku.
Saat saat dia pergi, ku memanggil dia, membicarakan soal pribadi.
Entah apa yang ada di otakku, aku tak ingin dia pergi.
Aku ingin dia disina bersamaku, berdua dan membicarakan aku dan dia dimasa itu.
Setelah kejadian itu, aku masih terngiang hal itu.
Mungkin, harapan ku kembali lagi, dan rasa ku kembali lagi.
Dengan begitu, harapanku bisa bersama nya datang lagi.
Sekian lama, aku tak melihat senyumnya.
Seketika saja, aku dan dia merasa aneh saat bertemu.
Bertemu, seperkian detik, bertatap muka dan hanya kita berdua.
Hanya berdua dan kita saling senyum.
Entah senyum apa.
Senyum yang telah lama sekali aku tak dapatkan.
Lalu dia berlalu, membawa bahagia ku.
Saat saat dia pergi, ku memanggil dia, membicarakan soal pribadi.
Entah apa yang ada di otakku, aku tak ingin dia pergi.
Aku ingin dia disina bersamaku, berdua dan membicarakan aku dan dia dimasa itu.
Setelah kejadian itu, aku masih terngiang hal itu.
Mungkin, harapan ku kembali lagi, dan rasa ku kembali lagi.
Saat hati tak bisa menyimpan lagi.Semuanya hanya tangisan yang terlihat.Air mata yang sering keluar.Andaikan aku jadi orang yang berhati batu.Pasti semuanya jadi mudah.Aku tak perlu memikirkan apa yang mereka bicara kan.Aku tak perlu menangis.Aku tak perlu kecewa.Tuhan, terkadang aku lelah menjalani ini semua.Aku ingin pulang, kepada mu tuhan.Tapi, kau katakan padaku, belum saatnya.Karena aku masih belajar, tak perdulikan omongan orang yang menyakiti hatiku.
Langganan:
Postingan (Atom)