Terkadang hal kecil
bisa mendatangkan harapan lagi.
Dengan begitu, harapanku bisa bersama nya datang lagi.
Sekian lama, aku tak melihat senyumnya.
Seketika saja, aku dan dia merasa aneh saat bertemu.
Bertemu, seperkian detik, bertatap muka dan hanya kita berdua.
Hanya berdua dan kita saling senyum.
Entah senyum apa.
Senyum yang telah lama sekali aku tak dapatkan.
Lalu dia berlalu, membawa bahagia ku.
Saat saat dia pergi, ku memanggil dia, membicarakan soal pribadi.
Entah apa yang ada di otakku, aku tak ingin dia pergi.
Aku ingin dia disina bersamaku, berdua dan membicarakan aku dan dia dimasa itu.
Setelah kejadian itu, aku masih terngiang hal itu.
Mungkin, harapan ku kembali lagi, dan rasa ku kembali lagi.
Dengan begitu, harapanku bisa bersama nya datang lagi.
Sekian lama, aku tak melihat senyumnya.
Seketika saja, aku dan dia merasa aneh saat bertemu.
Bertemu, seperkian detik, bertatap muka dan hanya kita berdua.
Hanya berdua dan kita saling senyum.
Entah senyum apa.
Senyum yang telah lama sekali aku tak dapatkan.
Lalu dia berlalu, membawa bahagia ku.
Saat saat dia pergi, ku memanggil dia, membicarakan soal pribadi.
Entah apa yang ada di otakku, aku tak ingin dia pergi.
Aku ingin dia disina bersamaku, berdua dan membicarakan aku dan dia dimasa itu.
Setelah kejadian itu, aku masih terngiang hal itu.
Mungkin, harapan ku kembali lagi, dan rasa ku kembali lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar